Author: lulu sastarinda
tittle: My destiny
lenght: chaptered 1/2
genre: romance,angst,comedy
cast : Suga-BTS
Jimin-BTS
Lee EunMi-OC
Im Jaeun-OC
WARNING!! cerita aneh, penulisan gak sesuai EYD
.
.
.
.
.
.
.
HAPPY READING!!
Terlihat seorang gadis berparas cantik sedang bersenandung
ria sambil membereskan meja dan kursi sebuah cafe yang sudah tutup. Bang Tan
Cafe begitulah yang tertulis di depan cafe tersebut. Ia menghela nafas sesaat
lalu membalut tubuhnya dengan jaket bulu hangat. Lalu mulai melangkahkan kaki
jenjangnya keluar cafe tak lupa mengunci cafe tersebut terlebih dahulu. Drrrt..
drrrt.. gadis itu menghentikan pergerakannya karena mendengar ponselnya yang
bergetar. Ia pun berjalan kembali sembari merogoh sakunya dan meletakkan
telphone genggamnya di samping telinga. “ Yeoboseyo.. Jimin-ah wae?” tanya nya
pada sang penelphone di sebrang. “ Ani, aku hanya ingin bertanya bagaimana
dengan penawaranku tentang penyanyi baru di cafe mu? Aku sudah menunggu 3 hari,
tapi kau tidak juga menghubungi ku, otte? Kau setuju?” tanya Jimin di sebrang
sana. “ Ah.. astaga aku lupa, hehe.. bagaimana ya.. kau ajak saja teman mu itu
ke cafe ku besok dan aku akan mempertimbangkannya, call?” tawar Eunmi-gadis
itu. “ Hmm.. call, eoh.. Eunmi-ah aku..” ujar Jimin menggantungkan kalimatnya
cukup lama. “ Kau wae?” tanya Eunmi bingung.
“Anni, eobseo aku.. hanya mengantuk hehe.. ya sudah ya, ku tutup dulu,
jalja..” ujar Jimin dengan nada menyebalkan membuat Eunmi mendengus. “ Huh!
Dasar, arraseo, jalja..” ujar Eunmi yang masih merasa kesal. Ia pun mengantongi
kembali poselnya dan melangkahkan kaki jenjang berbalut jeans hitam itu menuju
halte bus terdekat.
“fiuh..” Eunmi menghembuskan nafasnya kedinginan. Yah..
udara Seoul malam ini sepertinya sedang tak bersahabat dengannya, terlebih ia
sudah menuggu 1 jam dan belum ada bus yang lewat. Oh, ayolah.. menunggu selama
itu dengan udara yang dingin dan menusuk tulang, terlebih lagi ia hanya memakai
kemeja putih yang tidak bisa dibilang tebal dibalik jaket bulunya, itu
benar-benar menyebalkan. Ia meruntuki dirinya sendiri yang menolak bantuan
Jaeun untuk membereskan cafe sekaligus tawaran gadis manis tadi untuk pulang
bersamanya.
Salahkan saja ia yang lupa bahwa cafenya menggunakan
penghangat ruangan, sehingga ia mengira udara malam ini tidak akan sedingin
yang kemarin-kemarin. Yah.. ia memang gadis yang ceroboh dan pelupa paket
lengkap untuk kesengsaraan hidup nya, apa lagi ia hanya tinggal seorang diri di
Seoul karena orang tuanya sudah meninggal 4 tahun yang lalu. Eunmi pun akhirnya
memutuskan menelpon taksi, dari pada ia membeku di halte itu. Setelah itu tak
lama kemudian taksi pesananya datang dan megantarnya selamat sampai rumahnya.
***
Eunmi tidak pernah menyangka bahwa menerima teman Jimin yang
bernama Yoongi itu dapat membuat penjualan cafenya melonjak hingga 40% .
Daebak! Ia belum pernah mendapat keuntungan sebesar ini sebelumnya. Lebih lagi
teman Jimin itu sangat tampan, katakan saja ia gila tapi sepertinya Eunmi telah
mengalami love at first sight, oh ayolah bahkan dulu ia tidak pernah percaya
dengan teori konyol semacam itu.
Hari ini saatnya Jimin dan temannya, Yoongi untuk tampil di
cafe Eunmi. Seperti biasa Jimin membawakan lagu dengan sempurna dan Yoongi
mendapat banyak hadiah setelah turun dari panggung, kebanyakan hadiah itu dari
para pengunjung cafe yang di dominasi oleh para remaja putri. Entah kenapa
Eunmi merasa cemburu, “ Fiuh..” Yoongi menghela nafas lalu duduk di bar stool.
“ Dua esspreso untuk idola kita hari ini” ujar Eunmi sambil meletakkan dua
gelas esspreso di atas meja. “ Gomawo Eunmi-ah” ujar Jimin sambil menyeruput
esspreso nya. “ Eunmi-ssi, apa kau sudah punya kekasih?” ujar Yoongi tiba-tiba,
“Nde?”sahut Eunmi dengan mata melotot, “uhuk” yang ini Jimin yang tersedak
esspreso nya. “anniyo, wae Yoongi-ssi?” tanya Eunmi, sedangkan Jimin menatap
dengan was-was. “ Kalau begitu tidak akan ada yang marahkan kalau aku
mengajakmu berkencan?” tanya Yoongi sambil melirik Jimin sedangkan yang dilirik
hanya bisa memelototkan matanya. “a..anni, keundae kurasa ini sangat tiba-tiba,
kita baru saling kenal 2 minggu yang lalu bahkan aku tidak tahu tanggal
lahirmu” ujar Eunmi panjang lebar. “aku lahir tanggal 9 maret kelahiran ’93,
golongan darah ku O, aku suka warna putih, dan angka favorit ku 3.. otte?” ujar
Yoongi dengan cepat. “ E.. keundae Yoongi-ssi..” ucapan Eunmi terputus oleh
Yoongi, “ Oppa, panggil aku oppa, sungai Han pukul 7 malam ini.. cha aku pergi”
ucap Yoongi cepat lalu segera meninggalkan cafe. Eunmi hanya bisa melongo
sampai sebuah tangan menepuk pundaknya halus, “ Siapa itu Eunmi-ah?” ujar pemilik
tangan itu yang ternyata Jaeun. “ Eoh.. dia? Penyanyi baru di cafe ini” ujar
Eunmi seadanya, dan di tanggapi anggukan kepala oleh Jaeun.
***
Sungguh ini baru pertama kalinya ia bingung mau memakai baju
apa hanya untuk jalan-jalan keluar rumah, baiklah katakan ini kencan pertamanya
karena ia memang belum pernah kencan sebelumnya. Ini sudah pukul 6 dan ia belum
memutuskan baju apa yang akan ia pakai. Setelah 30 menit lamanya akhirnya Eunmi
memutuskan memakai mini dress selutut lengan panjang dengan bahan woll yang
hangat berwarna putih susu. Yang di padu dengan jas musim dingin berwarna cream
tak lupa ia mengenakan syal hangat berwarna coklat hadiah natal tahun lalu dari
Jimin. Untuk alas kaki Eunmi memilih wedgess dengan hak 6 cm, berwarna orange
dengan hak berwarna cream. Sempurna! Satu kata yang dapat menggambarkan
bagaimana penampilan Eunmi saat ini. Tubuh rampingnya nampak indah berbalut
minidress yang hangat. Wajah rupawannya nampak lebih manis dengan balutan make
up tipis.
***
Yoongi menganga lebar dengan tatapan memuja yang begitu
ketaran saat melihat Eunmi dalam balutan mini dress yang membuatnya begitu
manis bak dewi aphrodite, baiklah ini memang terdengar berlebihan, tetapi aku
hanya menggambarkan apa yang ada di pikiran Yoongi sekarang. “ Wow..” setelah
sekian lama terpaku dan membiarkan Eunmi berdiri kikuk, hanya satu kata singkat
itu yang terucap dari bibir tipis Yoongi. “ Apa ada yang salah Yoongi-ssi?”
tanya Eunmi karena begitu tidak tahan dengan suasana awkward ini. “ Eoh.. anni,
dan kau panggil aku apa tadi? Panggil aku oppa, Yoongi oppa, arraseo?” ujar
Yoongi ketika sadar dari lamunannya. “ Arraseo, Yoongi oppa..” ujar Eunmi
sedikit ragu. “ Bagus, kalau begitu ayo mulai kencan kita!” ujar Yoongi
semangat.
***
Eunmi begitu menikmati kencannya hari ini. Mereka pergi ke
Lotte World lalu ke rumah makan china dan makan jjangmyun dan hot pot disana.
Kencan sederhana yang menyenangkan. Ia merebahkan tubuhnya di atas kasur queen
zise miliknya. Drrt.. drrt.. hanphone nya bergetar tanda ada sms masuk, ia pun
membuka pesannya :
-from: Yoongi oppa^^
Selamat tidur malaikat ku, jangan lupa berkunjung ke mimipi
ku ya.. aku juga akan mengunjungi mimpimu :*
Blush.. Eunmi merona seketika membaca pesan dari Yoongi,
uuh.. bagaimana bisa namja dengan wajah sleepy itu mengiriminya pesan seperti
itu. Ini benar-benar memalukan. Ia bahkan bingung harus menjawab apa.
To : Yoongi oppa^^
Ne oppa, jalja
Sedangkan di sebrang sana Yoongi melompat dari kasur dan
berteriak kegirangan hanya dengan balasan tiga kata dari Eunmi.
TBC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar